Review – Semua Ikan di Langit

 

Semua ikan di langit. Bayangkan, ada ikan di langit dan ternyata banyak. Kemudian burung pada dimana kalau ikan saja di langit?

Judul buku yang satu ini sangat menarik. Penglihatan dan pendengaran saya yang terbiasa dengan benda – benda langit (makhluk langit) seperti burung, pesawat, bintang, awan, bidadari, Tuhan, kali ini diperkenalkan dengan sesuatu yang baru, yaitu ikan.  Semua ikan di langit.

Tentang Buku

Buku ini berjudul “Semua Ikan di Langit”. Dengan ilustrasi sampul didominasi warna hijau toscha, ditengahi oleh warna merah dan sedikit hitam. Judul dituliskan dalam warna putih tepat di atas ilustrasi ikan – ikan yang terbang bersama bus kota dan seseorang. Buku ini karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie. Penulis dengan nama yang keren.

Buku ini diterbitkan oleh Grasindo, PT Gramedia Widiasarana Indonesia, di Jakarta. Cetakan pertama terbit di bulan Februari 2017. Buku ini disunting oleh Septi Ws. Desainer sampul oleh Tim Desain Broccoli. Sementara itu untuk ilustrasi gambar yang ada di dalam buku merupakan buatan dari si penulisnya sendiri. Buku ini berisikan 259 halaman yang bisa kita jelajahi saat membacanya.

Satu lagi hal yang menarik tentang buku Semua Ikan di Langit ini, karya Ziggy Zezsyazeoviennazabriskie ini merupakan pemenang pertama, satu – satunya pemenang dalam Sayembara Menulis Novel Dewan Kesenian Jakarta tahun 2016. Dari total 317 naskah yang mengikuti sayembara tersebut hanya ditetapkan satu pemenangnya yaitu Semua Ikan di Langit dengan naskah lainnya sebagai unggulan.

Semua Ikan di Langit dtulis dengan keterampilan bahasa yang berada di atas rata – rata para peserta Sayembara kali ini. Novel ini mampu merekahkan miris dan manis pada saat bersamaan. Dan, perbedaan mutu yang tajam antara Pemenang Pertama dan naskah – naskah lainnya, membuat dewan juri tidak memilih pemenang – pemenang di bawahnya” – Laporan Pertanggungjawaban Dewan Juri Sayembara Novel DKJ 2016

Semua Ikan di Langit

Di awal cerita saya disuguhkan dengan bukaan tulisan yang memancing suatu pernyataan retorik namun di-iyakan  oleh saya sendiri. “oh gituu, hahaha, ya ya ya, bisa – bisa”. Hal ini membuat saya menjadi semakin penasaran dan berharap besar akan disambut dengan sesuatu yang lebih mengejutkan di halaman – halaman selanjutnya.

Saya mendapat pinjaman buku ini dari sesorang. Dari lembar post it yang diselipkannya sebagai pembatas bacaan, dia berhenti di halaman 13. Mungkin tidak sempat lagi, mungkin agar saya melanjutkannya, atau juga karena hingga halaman 13 ini dia belum menemukan sesuatu, atau malah dibingungkan sesuatu.

Di tigabelasan halaman di awal – awal buku ini memang mengejutkan. Tokoh yang dimunculkan sangatlah menarik. Sesuatu yang sangat biasa di kehidupan kita, namun cukup tidak biasa untuk menjadi tokoh. Di awal – awal ini menimbulkan yang mengherankan, “loh”, “ini apaa? tapi iya juga si”, “assemm, aku musti cari tahu ini kenapa”. Dan saya tidak berhenti di halaman 13.

Tokoh

Cerita di Semua Ikan di Langit sangat biasa dengan kehidupan sehari – hari. Tokoh – tokohnya biasa kita jumpai. Ada ikan, judulnya saja Semua Ikan di Langit, pasti ada. “Ikan? biasa kan?, okelah apa yang ikan ini bawa”. Dalam buku ini disebutkan sebagai ikan julung – julung. Lalu ada bus kota, ada kecoa, kucing, ada pohon, manusia – manusia dan seseorang yang dipanggil bus kota sebaga “Beliau”.

Semua tokohnya biasa, bisa saya jumpai sehari-hari, namun membawa saya dalam kisah yang belum pernah saya terdengarkan dan terlihatkan dan saya meng-iyakan kisah tokoh-tokoh ini. Dalam buku ini si penulis bercerita dalam dirinya sebagai bis kota.

Alur Cerita

Buku ini memiliki alur yang sangat tidak biasa. Garis waktu yang dijelajahi tokoh ini menceritakannya dalam wilayah waktunya yang sekarang, kemudian dibawanya lagi hingga beberapa puluh tahun ke belakang dan kemudian kisah itu berlanjut ke suatu ruang yang tak berdimensi waktu. Berdimensi waktu si, tapi seakan – akan dimensi waktu itu ada yang mengaturnya. Seperti ada Tuhan yang mengatur dimensi waktu itu.

Setting

Semua Ikan di Langit ini membawa tokoh – tokohnya terbang menjelajah langit. Kemudian di lain waktu singgah ke baratan, ke bumi, ke perkotaan tempat dimana bis seharusnya berada. Adakalanya mereka beranjak ke tengah lautan, menerobos langit menuju angkasa yang tak tahu entah itu dimana. Ceritanya juga berkisah di sebuah kamar, kamar yang sangat berantakan. Dan juga di dalam bis kota.

Ikan Ikan

Buku ini bercerita akan perjalanan sebuah bis kota yang dibawanya terbang oleh sekelompok ikan julung – julung. Bis kota ini bersama dengan seorang anak yang bis kota itu memanggilnya “Beliau”, karena si bis kota memang tidak tahu nama “Beliau” sebenarnya. Bis kota ini memiliki cara berkomunikasi dengan makhluk lain yang keren dari buku ini. Bis kota dapat bercerita, saling sapa dan tahu tentang makhluk lain dari apa yang menyentuh dirinya. Dalam bis kota itu juga ada kecoa yang ikut terbawa perjalanan.

Seseorang yang bis kota memanggilnya “Beliau” mempunya sifat – sifat yang berketuhanan. Dalam membaca buku ini saya dibawanya untuk menerka siapa sebenarnya “beliau” ini. Seperti Tuhan. Dalam kisahnya ini terdapat sesuatu yang logis. Semua permasalahan yang diceritakan sangat sehari – hari tapi Ziggy membawakannya dengan sesuatu yang oh gitu.

Buku ini menceritakan sesuatu yang manusiawi. Sesuatu akan tidak suka dengan sesuatu yang lain jika sesuatu yang lain itu menyakiti apa yang sesuatu cintai. Bukan karena sesuatu membenci sesuatu yang lain, tapi lebih karena hal logis, karena sesuatu yang lain itu menyakiti apa sangat dicintai oleh sesuatu. Dan mungkin seperti itu salah satu alasan Tuhan memusnahkan suatu kaum. Tuhan tahu dari makhluknya itu ada yang baik dan juga jahat, tapi Tuhan menghukum mereka yang jahat, yang menyakiti apa yang dicintai oleh Tuhan.

Hal – hal mendasar sepert itu yang saya dapat dari buku ini. Karena memang dalan kesehariaan kita sebagai manusia itu lain. Kita terlalu lebih membenci orang ketimbang tidak menyukai apa yang orang itu lakukan.

Tentang Penulis

Namanya Ziggy Zezsyazeoviennazabriskie. Dia perempuan. Kalau tidak keliru dia adalah jebolan mahasiswa hukum UI. Saya tidak tahu banyak. Akun twitternya : @monamiCROISSANT. Satu lagi, menurutku mbak Ziggy tidak suka dengan tokek.

Kutipan – Kutipan dalam Buku

Ini adalah ingatan pertamaku : ikan terbang dan bintang. Dan selama bertahun – tahun, aku percaya bahwa ketika seseorang makan ikan, ia juga memakan bintang……..
Inilah kenapa perut orang jadi gendut kalau makan terlalu banyak : karena mereka perlahan – lahan menjadi planet, dimulai dari perut yang menyimpan begitu banyak konstelasi bintang“–halaman awal

“…Ucapan Tuhan itu membingungkan- seperti dijelaskan pelajaran filsafat oleh profesor, sementara kita masih belajar bicara. Makannya Dia berikan kita otak bukan? Kita kan punya otak yang dimaksudkan Dia untuk digunakan berfikir; jadi kalau kita memikirkan Dia, justru saya rasa, itu adalah bentuk pujian dan syukur yang jauh lebih baik daripada menerima ini-itu secara bulat-bulat“- hal 120

Tapi menurut saya, kalau Tuhan mau membuat sesuatu dengan tidak sempurna, Dia bisa saja. Dia kan bisa melakukan segala hal; mungkin saja membuat sesuatu dengan begitu sempurna, mungkin saja membuat sesuatu dengan tidak sempurna. Masalahnya kan manusia saja yang melihatnya dengan cara berbeda, membangun opini mereka sendiri tentang apa yang sempurna dan tidak sempurna..”hal 120

Cahaya itu pun diusir. Heheheh….Dia diusir dari sisi Beliau, dan Beliau tidak pernah mau memandang cahaya itu lagi. hehehe….bukan karena cahaya itu tidak mencintai Beliau, tetapi karena cahaya itu begitu mencintai Beliau, hingga ia tidak bisa mencintai apa pun lagi yang lain. heheheh…
Beliau menciptakan manusia dengan hati yang besar supaya bisa mencintai banyak, banyak hal…
Ah, bus yang baik.. heheheh..yang lebih penting daripada mencintai Beliau adalah mencintai segala hal yang Beliau cintai.“- hal 194

 

2 Comments

  1. Ternyata banyak quotes bagus ya.. Merasa tersindir dengan quote tentang penggunaan otak 😁 Mudah2an cuma karena aku lagi malas baca aja..

    • iyaa Kka, banyak quotes2 sederhana yang mendasar banget si menurutku…
      dan mbk Ziggy ini ngemasnya enak gtu…yaa emang gitu gtu hloo..gmana yak ahahha 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published.